Engkau membasuh bilur-bilur lukaku
Engkau memurnikan keruhnya jiwaku
Engkau membarui gersangnya imanku
Aku menjadi begitu berharga oleh karena-Mu
Engkaulah kekasih sejatiku

Engkau membasuh bilur-bilur lukaku
Engkau memurnikan keruhnya jiwaku
Engkau membarui gersangnya imanku
Aku menjadi begitu berharga oleh karena-Mu
Engkaulah kekasih sejatiku
Namun, hal itu tidak berwujud, tidak berbentuk, dan tidak bersifat keduniawian.
Sebab, ia terlahir dari interpretasi relasi intim antara manusia dengan Sang Pencipta.
Dan aku telah menemukan jawabannya.
Iman!
#Puisi #PuisiLirik #PuisiReflektif #puisispiritual #renungan
Jiwaku terpasung oleh doktrin-doktrin tak bernyawa
Ragaku terkurung dalam jeruji-jeruji sangkakala
Akalku terjerembab dalam dogma-dogma metafora
Nuraniku hanyut dalam dekapan alam semesta
#PuisiReflektif #PuisiSpiritual #KrisisSpiritual #PergulatanIman